Total Pageviews

Showing posts with label Info Pangan Singkat. Show all posts
Showing posts with label Info Pangan Singkat. Show all posts

Wednesday, April 11, 2018

Masih Tentang Telur

Elvira Syamsir

Pernahkah anda menemukan telur rebus dengan bagian pinggir kuning telur yang berwarna abu kehijauan sementara seharusnya berwarna kuning? Kenapa bisa begitu?

Warna abu kehijauan tersebut merupakan warna dari senyawa besi sulfida yang merupakan hasil reaksi antara sulfur (yang terdapat di dalam putih telur) dengan zat besi (yang terdapat di dalam kuning telur). Besi sulfida ini biasanya terbentuk jika waktu perebusan telur terlalu lama (over cooked). Walaupun dari tampilan menjadi tidak menarik, telur rebusnya aman untuk dikonsumsi.



Wednesday, January 25, 2017

Biji Chia: Karakteristik Gum dan Potensi Kesehatannya (Chia Seeds: Mucilage Characteristic and Its Health Potential)

Asep Safari, Feri Kusnandar, Elvira Syamsir

ABSTRAK

Biji chia (Salvia hispanica L.) memiliki karakteristik fisik yang khas, yaitu mampu membentuk gum melalui proses hidrasi. Gum ini dapat mengabsorpsi air hingga 12-27 kali dari berat keringnya, serta mampu meningkatkan viskositas larutan dengan konsentrasi yang rendah. Gum biji chia memiliki perilaku aliran non-Newtonian pseudoplastis dan tergolong sebagai polisakarida anionik karena mengandung gugus hidroksil dan gugus karbonil karboksilat. Dengan karakteristik ini, biji chia berpotensi untuk dikembangkan sebagai pengental, penstabil, pengemulsi, dan pembentuk edible film. Biji chia juga dilaporkan mengandung sejumlah senyawa bioaktif dan asam lemak esensial α-linolenat (omega-3). Konsumsi biji chia juga dapat menurunkan tingkat kolesterol darah, memberikan efek penurunan berat badan pada penderita obesitas, serta menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler dan diabetes. Biji chia berpotensi sebagai bahan pangan baru dalam pengembangan pangan fungsional.

Tulisan ini dimuat didalam Jurnal: Pangan, Vol 25 No 2 Agustus 2016: 137-146
Artikel lengkap dapat dibaca di: Pangan


Monday, December 19, 2016

Pemanis - info pangan singkat

Pemanis (sweetener) adalah bahan tambahan pangan berupa pemanis alami dan pemanis buatan yang memberikan rasa manis pada produk pangan.  Pemanis alami (natural sweetener) adalah pemanis yang dapat ditemukan dalam bahan alam meskipun prosesnya secara sintetik ataupun fermentasi.  Sementara itu, pemanis buatan (artificial sweetener) adalah pemanis yang diproses secara kimiawi, dan senyawa tersebut tidak terdapat di alam.

Termasuk dalam kategori pemanis alami: sorbitol, manitol, isomalt/isomaltitol, glikosida steviol (steviol glycoside), maltitol, laktitol, silitol (xylitol) dan eritritol.  Pemanis buatan terdiri atas asesulfam-K (acesulfame potassium), aspartam, siklamat, sakarin, sukralosa dan neotam.

Pemanis buatan dilarang digunakan pada produk pangan yang diperuntukkan bagi bayi, anak usia di bawah tiga tahun, ibu hamil dan/atau ibu menyusui. 




Sumber: Peraturan Kepala Badan POM RI no. 4 Tahun 2014, tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis

Thursday, December 8, 2016

Menghilangkan Formalin

Elvira Syamsir

Formalin adalah bahan kimia berbahaya yang secara ilegal digunakan untuk mengawetkan pangan. Jika anda khawatir bahwa bahan pangan yang dibeli mengandung formalin, berikut cara yang dapat anda lakukan untuk menghilangkan atau meminimalkan formalin dari makanan:

  • Cuci bahan pangan dengan air mengalir. Formalin bersifat larut dalam air, sehingga pencucian dapat membantu mengurangi formalin.
  • Sebelum dimasak, rendam bahan pangan kering (contohnya jamur kering) di dalam air dan buang air perendam.
  • Pangan dimasak sebelum dikonsumsi. Formalin bersifat dapat menguap sehingga dapat dihilangkan dengan proses pemasakan.

Catatan:
  • Tetap berhati-hati memilih bahan pangan, jangan membeli pangan yang diduga mengandung formalin. Walaupun dapat mengurangi kandungan formalin dari bahan pangan, tidak berarti bahwa penggunaan formalin menjadi aman. 
  • Formalin yang ditambahkan ke dalam pangan akan berinteraksi dengan komponen pangan sehingga menyebabkan kerusakan tekstur, bau dan aroma serta menurunkan nilai gizi pangan. 
  • Protein dapat membentuk ikatan silang dengan formalin. Dalam bentuk kompleks, protein akan sulit dikenali oleh enzim pencernaan. Inilah yang menyebabkan nilai gizi protein turun (kandungan asam amino esensial menurun begitu pula dengan daya cerna protein).

Sunday, November 20, 2016

Biskuit dapat dibakar karena mengandung minyak atau plastik?

Pernah menonton video yang memperlihatkan produk biskuit yang terbakar ketika disulut dengan api? Lalu dikatakan bahwa biskuit tersebut terbakar karena mengandung lilin atau plastik. Apakah berita tersebut benar?

Beberapa produk pangan bisa terbakar atau nyala jika disulut api, tapi belum tentu karena adanya penambahan plastik atau lilin kedalamnya. Produk bisa terbakar atau nyala saat disulut api jika banyak mengandung minyak/lemak, kadar airnya rendah (produk kering) dan bentuknya tipis, berpori (contohnya kerupuk, krekers dan makanan ringan lainnya). Jika kita mencurigai adanya penambahan plastik atau lilin pada produk, pembuktiannya tidak bisa dengan cara dibakar spt di video tsb tetapi harus melalui analisis lab.

Sebagai catatan, produk pangan olahan yang beredar dipasar dengan nomor izin edar Badan POM (No. MD atau ML) biasanya telah melalui evaluasi keamanan, mutu, dan gizi oleh Badan POM.

Monday, October 10, 2016

Info Ice Cream

Elvira Syamsir

Jenis ice cream berdasarkan formula
Banyak diantara kita mengenal ice cream, gelato, sherbet dan sorbet. Walau mirip, tapi mereka berbeda lho. Gelato dan ice cream sama-sama mengandung susu, cream dan gula. Hanya saja, kandungan susu dan cream di dalam gelato lebih sedikit dibandingkan ice cream. Kandungan lemak susu di dalam gelato sekitar 4-9% sementara di dalam ice cream sekitar 14-25%. Dari segi tekstur, gelato lebih padat dari ice cream. Sementara itu, sherbet mengandung buah dan gula dengan sedikit susu; dan sorbet hanya mengandung buah dan gula tanpa susu.

Jenis ice cream dari tekstur
Ice cream dibedakan menjadi soft ice cream dan hard (regular) ice cream. Sesuai dengan namanya, soft ice cream memiliki tekstur yg lebih lembut dan lebih cepat leleh dibandingkan hard ice cream. Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan formulasi dan proses pengolahannya. Soft ice cream memiliki kadar lemak lebih rendah dan jumlah udara (overrun) yang lebih tinggi dibandingkan dengan hard ice cream. Pada proses pembuatannya, soft ice cream dibekukan pada suhu bekunya (sekitar 4-6 derajat C dibawah 0 derajat C) sementara hard ice cream setelah mengalami proses pembekuan dilanjutkan dengan proses hardening, dimana suhu ice cream diturunkan hingga menjadi sekitar -15 derajat C.

Kenapa ice cream jika sudah meleleh (melting) kemudian dibekukan ulang akan memiliki tekstur yang berbeda dibandingkan dengan ice cream asalnya?
Perbedaan tekstur ini disebabkan oleh perbedaan cara pembekuannya. Pada pembuatan ice cream, pembekuan dilakukan secara cepat sehingga kristal es yang terbentuk berukuran kecil dan kristal es tidak terdeteksi di lidah. Sementara itu, saat dibekukan ulang di freezer rumah, proses pembekuan seringkali berjalan lambat. Akibatnya, kristal es yang terbentuk berukuran besar dan memberi kesan adanya tekstur es batu di dalam ice cream.

Kenapa rasa dan tekstur es 'tung-tung' (atau es dung-dung?) beda dengan es krim?
Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan formulasi dan proses pengolahannya. Sebagian atau keseluruhan lemak dalam formula es dung-dung menggunakan lemak nabati sebagai pengganti lemak susu (rasa berbeda); overrun lebih rendah (tekstur menjadi lebih padat), dan pembekuan berjalan lambat (tekstur menjadi lebih kasar).

Tuesday, September 27, 2016

Apa penyebab perbedaan tekstur nasi?

Elvira Syamsir

Tahukah anda? Pati beras mengandung amilosa dan amilopektin dalam rasio berbeda. Perbedaan rasio amilosa dan amilopektin di dalam beras, menyebabkan tekstur nasi yang dihasilkan akan berbeda. Beras dengan kandungan amilosa yang tinggi akan menghasilkan nasi dengan tekstur yang pera dan keras. Sebaliknya, jika kandungan amilopektin yang lebih tinggi, maka tekstur nasi akan menjadi pulen dan lengket.

Karedok

Info pangan singkat - pangan lokal

Karedok. Makanan ini khas daerah Sunda. Dibuat dari campuran berbagai sayuran mentah (potongan kacang panjang muda, irisan kol putih, toge, potongan terong, timun dan daun semanggi) yang disiram dengan bumbu ulek (terbuat dari kacang tanah yang ditambahkan dengan cabe rawit, kencur, bawang putih, terasi dan air asam jawa). Aroma wangi kencur menutup aroma langu khas sayuran mentah.

Thursday, September 15, 2016

Bentuk dan Nama Kemasan dari Daun Pisang

Mungkin banyak diantara kita pernah melihat makanan yang dikemas dengan daun, terutama daun pisang. Beberapa bentuk kemasan daun pisang tsb umum dijumpai sementara bentuk yang lainnya mulai jarang dijumpai, tergantikan oleh kemasan modern.




Ada banyak bentuk kemasan yang dibuat dari daun pisang, seperti dapat dilihat pada foto di atas. Berikut nama dari kemasan tersebut:
1. Pinjung
2. Samir
3. Pincuk
4. Takir
5. Sudi
6. Sumpil
7. Tum
8. Pelang/tempelang.

Ada yang anda kenal? Saya sendiri hanya kenal bentuknya dan kenal satu-dua nama. Baru tahu namanya secara lengkap setelah dapat informasi ini... Kayanya leluhur kita ya...

~foto dan nama kemasan dari WA Group.

Sunday, August 7, 2016

Kenapa Nasi di Magic Jar Kadang Menjadi Rusak?

Elvira Syamsir

Kerusakan nasi ketika disimpan di magic jar, bisa disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Mutu awal beras yang digunakan. Nasi dari beras bermutu rendah, biasanya lebih cepat rusak.
  2. Ketidaktepatan suhu penyimpanan. Penyimpanan pada suhu kurang dari 60C, bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri pembusuk dan/atau patogen yang bersifat termofilik (mampu tumbuh pada suhu yang lebih tinggi dari suhu ruang). Pertumbuhan bakteri pembusuk ini akan menyebabkan perubahan karakteristik sensori produk (misalnya perubahan bau, warna, tekstur). Kerusakan akan menjadi lebih intens, jika magic com yang digunakan kondisinya tidak bersih (terjadi akumulasi bakteri pembusuk di bagian peralatan yang biasanya kondisi kebersihannya tidak terpantau misalnya di bagian seal karet, tutup, bagian pengeluaran uap dan celah, retakan atau gores di wadah).
  3. Fluktuasi suhu di dalam magic jar, juga berkontribusi pada kerusakan nasi. Suhu yang naik turun (misalnya karena aliran listrik yg tidak stabil), dapat menyebabkan uap terkondensasi di permukaan nasi menyebabkan nasi basah dan benyek.

Lilin Pada Buah dan Sayur

Elvira Syamsir

Pernah menerima pesan ini? "Hati-hati belanja buah karena saat ini buah-buahan banyak yang dilapisi lilin. Berbahaya!" ----Benarkah demikian?

Secara alami, buah dan sayur memiliki lapisan wax atau lilin (senyawa dari kelompok lemak) di permukaan kulit yg berfungsi untuk mencegah penguapan air sehingga kesegarannya dapat bertahan lebih lama. Sayangnya, senyawa lilin alami ini hilang saat buah dan sayur dicuci. Biasanya dilakukan pelapisan kembali buah dan sayur tsb dgn lilin buatan untuk mempertahankan kesegaran buah dan sayur selama transportasi, penyimpanan dan penjualan.

Amankah lilin buatan? Jika merujuk pada regulasi, maka lilin yang dibolehkan utk digunakan pada buah dan sayur adalah yang 'food grade' artinya khusus untuk makanan sehingga aman jika dimakan.

Buah impor yang masuk ke Indonesia, jika lewat jalur tata niaga yang resmi, seharusnya sdh lolos pemeriksaan dr instansi terkait termasuk aspek keamanan pangannya dan diijinkan beredar di Indonesia. Yang perlu diwaspadai adalah buah yang masuk secara ilegal krn tidak ada jaminan aspek keamanan pangannya, termasuk misalnya dlm kasus lilin yang digunakan pada buah tdk ada jaminan bhw lilin tsb food grade.

Lele

Banyak hoax ttg makanan beredar di dunia maya, termasuk ttg lele yg disebutkan sebagai ikan paling kotor dan satu suapnya mengandung 3000 sel kanker...

Faktanya, ikan lele mempunyai banyak kelebihan, antara lain pertumbuhannya cepat dan mampu beradaptasi dengan lingkungan, harga relatif murah dengan rasa yang enak dan nilai gizi cukup tinggi. Ikan lele segar mengandung 76% air, 17.7% protein, 4.8% lemak dan 1.2% mineral.

~Elvira Syamsir

Tuesday, August 2, 2016

Mengapa Makan Serangga?

Tahukah anda? Serangga, hewan kecil yang sering kita pandang sebelah mata, ternyata merupakan sumber bahan pangan yang sangat potensial untuk dikembangkan. Apa saja manfaat dari serangga sebagai sumber bahan pangan?Menurut John Coupland, ada tujuh keunggulan dari serangga sebagai sumber bahan pangan alternatif yang berkelanjutan, yaitu:
  1. Kandungan protein yang tinggi. Sebagai contoh, kandungan protein jangkrik sebesar 65%. Bandingkan dengan kandungan protein daging sapi yang hanya sekitar 50 persen.
  2. Kandungan nutrien lainnya dalam jumlah yang juga tinggi. Selain tinggi protein, serangga juga mengandung vitamin, mineral, asam lemak tak jenuh dan asam lemak tak jenuh ganda.
  3. Kandungan lemak relatif rendah. Serangga umumnya mengandung lemak kurang dari 5 gram per-porsi penyajian.
  4. Baik untuk lingkungan. Serangga tidak membutuhkan banyak ruang untuk budidayanya, dapat hidup di segala kondisi dan mudah dalam pemeliharaannya.
  5. Dapat diolah dengan berbagai cara. Dapat direbus, ditumis, dipanggang dan digoreng. Atau, mereka juga dapat dibuat menjadi tepung dan digunakan sebagai ingredien untuk produk pangan olahan yang lain.
  6. Ketersediaannya berlimpah. Ada lebih dari 300 species serangga yang dapat kita manfaatkan.
  7. Citarasanya enak. Rasa serangga digambarkan sebagai 'nutty' dengan flavor mirip udang dan ayam.

Sumber:
John Coupland, PhD, CFS
Guru Besar Ilmu Pangan di Penn State University dan anggota untuk Institute of Food Technologists (IFT)

Thursday, December 25, 2014

Info Pangan (4)


  • Tahukah anda? jenis peralatan makan yang digunakan dapat mempengaruhi tingkat penerimaan konsumen terhadap makanan yang dikonsumsinya. Sebuah penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan intensitas kesukaan terhadap rasa dan kualitas yoghurt ketika panelis sensori diminta untuk menilai produk tersebut menggunakan sendok yang berbeda. Yoghurt yang sama, memperoleh nilai kesukaan yang lebih tinggi (lebih disukai) ketika disendok menggunakan sendok stainless steel dibandingkan dengan yang menggunakan sendok plastik.

  • Pernahkah anda makan dalam jumlah besar dan sulit untuk menghentikannya, padahal anda tidak merasa lapar? Makan hanya karena emosi? Ya, banyak di antara kita yang makan berlebihan ketika mengalami masalah yang melibatkan emosi. Ketika kita merasa kesal, bosan, kesepian, stress atau sedang bermasalah dengan seseorang, mengonsumsi camilan seringkali membuat kita merasa nyaman dan untuk sesaat membantu meringankan beban emosional. Tapi, kebiasaan ini sebaiknya tidak dipelihara. Alih-alih dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi, kebiasaan ini dapat menyebabkan kita mengonsumsi makanan secara berlebihan dan meningkatkan berat badan secara signifikan.

  • Suka bekerja sampai larut malam bahkan sampai begadang? Informasi ini mungkin menarik utk anda. Kurang tidur dapat mengubah sistem metabolisme tubuh. Perubahan itu menyebabkan rasa lapar dan nafsu makan meningkat, juga menyebabkan anda merasa tidak kenyang walaupun sudah makan. Dan ini mjd salah satu penyebab bertambahnya berat badan.

  • Menurut Badan POM, pangan fungsional adalah pangan yang secara alamiah maupun telah diproses, mengandung satu atau lebih senyawa yang berdasarkan kajian-kajian ilmiah dianggap mempunyai fungsi-fungsi fisiologis tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan. Pangan fungsional harus dapat dikonsumsi seperti layaknya makanan/minuman dengan karakteristik sensori (penampakan, warna, tekstur dan cita rasa) yang dapat diterima oleh konsumen serta tidak memberikan kontraindikasi maupun efek samping terhadap metabolisme zat gizi lainnya pada jumlah penggunaan yang dianjurkan.

  • Jeruk kaya dengan vitamin C yang dapat mengurangi kadar hormon kortisol (hormon penyebab stress) sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Friday, November 29, 2013

Info Pangan (3)


  1. Stress dapat memicu radikal bebas yang menimbulkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itu gaya hidup yang tenang, manajemen stress serta pola makan yang sehat dan seimbang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan (Prof. Deddy Muchtadi)
  2. Tiga prinsip pengendalian keamanan pangan: meminimalkan kandungan cemaran di dalam bahan baku; menekan bertambahnya cemaran; dan menjamin tahap penghilangan cemaran dilakukan dgn baik
  3. Tahukah anda? Bakteri Klebsiella pneumonia ditemukan sebagai kontaminan selama proses fermentasi tempe. Tetapi, bakteri ini memproduksi vitamin B12 di dalam tempe.
  4. Mioglobin merupakan pigmen utama daging dan konsentrasinya akan mempengaruhi intensitas warna merah daging. Perbedaan kadar miglobin menyebabkan perbedaan intensitas warna daging. Faktor-faktor yang mempengaruhi kadar mioglobin adalah spesies, jenis kelamin, umur dan aktifitas fisik hewan. Hal ini menjelaskan kenapa daging sapi lebih merah dari daging babi dan daging babi lebih merah dari daging ayam; atau mengapa daging hewan jantan, hewan tua dan/atau daging paha lebih merah dari hewan betina, hewan muda dan/atau daging dada.
  5. Daging kaya akan zat gizi, kadar air juga tinggi dan memiliki keasaman yang rendah (pH sekitar 5,3 - 7,0). Kondisi ini sangat ideal untuk pertumbuhan mikroba sehingga menyebabkan daging dan produk olahannya menjadi cepat rusak

Perbedaan ketahanan, kemandirian dan kedaulatan pangan

Menurut UU No. 18 tahun 2012 tentang Pangan:
  • Ketahanan pangan: kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan.
  • Kemandirian pangan: kemampuan negara dan bangsa dlm memproduksi pangan yg beraneka ragam dari dalam negeri, terutama dari kearifan lokal.
  • Kedaulatan pangan: hak negara dan bangsa yg secara mandiri menentukan kebijakan pangan yg menjamin hak atas pangan bagi rakyat.

Info Pangan (2)

  1. Kopi kawa daun: minuman khas Minang, merupakan seduhan dari daun kopi dan uniknya, disajikan dalam batok kelapa.
  2. Semua bahan pangan akan menyehatkan tubuh bila dikonsumsi secara baik dan benar
  3. Konsumsi teh hijau dapat meningkatkan fungsi memori otak
  4. Konsumsi lemak/minyak utk manula jangan dihindari tetapi perlu dikurangi. Hal ini karena lemak selain sbg sumber energi juga diperlukan sbg sumber atau pelarut vit larut lemak (A, D, E, K) & pro vit A (karoten) juga sumber asam lemak linoleat & alfa linolenat (dr tulisan Prof. Deddy Muchtadi)
  5. Probiotik adl mikroorganisme hidup yg ada dlm jumlah cukup utk memberikan manfaat kesehatan bagi inangnya. Probiotik baik dikonsumsi secara rutin oleh gol. lanjut usia karena dapat meningkatkan sistim kekebalan tubuh.

Info Pangan (1)

  1. Stress di tempat kerja dapat meningkatkan konsumsi camilan yang kadar gula, lemak dan/atau garamnya tinggi. Kondisi ini mungkin berkontribusi pada peningkatan berat badan dan dlm jangka panjang berpengaruh negatif terhadap kesehatan (Stewart-Knox, 2013)
  2. Penyakit celiac merupakan salah satu penyakit genetik, bukan karena alergi, tetapi penyakit autoimun yang mempengaruhi usus kecil. Penyebabnya adalah intoleransi terhadap gluten. Sistim kekebalan tubuh penderita bereaksi terhadap peptida hasil pemecahan gluten menyebabkan kerusakan pada dinding usus kecil dan menurunkan penyerapan zat-zat gizi. Konsumsi produk-produk olahan yang mengandung gluten oleh penderita penyakit Celiac dalam jangka panjang akan meningkatkan resiko timbulnya penyakit-penyakit yang terkait dengan berkurangnya asupan gizi, seperti anemia.
  3. Walaupun bernama Bir Pletok, minuman ini tidak mengandung alkohol. Minuman ini berasal dari Betawi, dibuat dengan menggunakan campuran jahe, daun pandan wangi dan serai. Warna merahnya berasal dari kayu secang.
  4. Pengembangan teknologi pangan ditujukan untuk mempermudah dan mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan. Ada rambu-rambu yg jelas utk pemanfaatannya. Ketika ada yg menyalahgunakan penggunaannya, maka BUKAN teknologinya yg seharusnya disalahkan.
  5. Udang mengandung protein bermutu tinggi, rendah kadar lemak jenuh, mineral selenium yg bersifat anti oksidan, zat astaxanthin yg bersifat anti oksidan dan anti inflamasi serta mengandung komp. sterol yg berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol LDL darah (beta sitosterol, campesterol dan brassicasterol).


Tuesday, April 26, 2011

Buah, Sayur dan Kesehatan

Buah dan sayur tidak hanya sekedar menambah warna-warni dalam makanan kita. Sejak zaman dahulu telah diketahui bahwa mereka merupakan sumber vitamin dan mineral, dan dimanfaatkan untuk mencegah kekurangan vitamin C dan vitamin A. Badan kesehatan dunia (WHO) saat ini bahkan merekomendasikan konsumsi buah dan sayur minimal 400 gram atau lima kali penyajian untuk mencegah penyakit-penyakit degeneratif seperti jantung, kanker, diabetes dan obesitas.

Mengapa buah bersama-sama dengan sayur dianggap makanan menyehatkan? Saat ini telah diketahui bahwa buah dan sayur tidak hanya mengandung vitamin dan mineral yang berperan untuk mencegah malnutrisi, tetapi juga mengandung komponen-komponen fitokimia yang berperan dalam menjaga kesehatan agar tetap optimal dan memberi perlindungan terhadap berbagai penyakit degeneratif.

Friday, December 10, 2010

Thought for Food: Imagined Consumption Reduces Actual Consumption - Abstract

Membayangkan makanan ternyata (akan) mengurangi nafsu mengkonsumsinya :D (diambil dari FB-nya Dr Ardiansyah)

Carey K. Morewedge, Young Eun Huh, Joachim Vosgerau
 -- Science 330, 1530 (2010)

The consumption of a food typically leads to a decrease in its subsequent intake through habituation—a decrease in one’s responsiveness to the food and motivation to obtain it. We demonstrated that habituation to a food item can occur even when its consumption is merely imagined. Five experiments showed that people who repeatedly imagined eating a food (such as cheese) many times subsequently consumed less of the imagined food than did people who repeatedly imagined eating that food fewer times, imagined eating a different food (such as candy), or did not imagine eating a food. They did so because they desired to eat it less, not because they considered it less palatable. These results suggest that mental representation alone can engender habituation to a stimulus.